"Dia mulai megang konntol saya meraba-raba buah kontol saya, tangannya
lembut sekali, lalu mulai memasukan helm kontol saya di jilat-jilat
lubang kontol itu, “uhhhh nikmat mbak sayang, masukan lebih dalam mbak
ahhhh….uhhhhhh…mbak iya gitu mbakkk….desahan saya"
Namaku Niver umurku 28 aku
belum memiliki pacar apalagi istri walaupun wajahku tampan dan kerjaanku
mapan. Kisah ini bermula pada waktu saya pulang kerja, jam sudah
menunjukan 17:00 saatnya untuk pulang kerja, saat di perjalanan hujan
turun sangat besar sampai ke daerah rumah saya, waktu sampai di rumah
saya melihat seorang wanita sedang kehujanan sampai basah kuyup di depan
rumah saya, setelah saya memasukan mobil lalu saya menghampiri wanita
itu, karena saya merasa kasihan saya tawarkan dia untuk berteduh di
dalam halaman saya.
“Mbak kok hujan-hujanan sampe basah kuyup gitu, di dalem rumah saya saja mbak berteduh”
“Iya mas makasih ga apa-apa kok di sini aja”.
“Mending di dalem aja mbak berteduh, yu mbak di dalem.
“Iya den, makasih banyak iya. Akhirnya dia mau.
“Sama-sama mbak.
Setelah dia masuk saya suruh dia duduk di kursi halaman, lalu saya masuk
untuk mandi setelah mandi saya melihat dia di luar kedinginan ku suruh
masuk aja di dalam rumah dan ku berikan handuk, kaos dan celana bola
karena tidak ada baju buat wanita, ku antarkan ke kamar mandi lalu dia
mandi, setelah mandi dia ku suruh duduk di ruangan tengah dan ku tanya
dia.
“Mbak namanya sapa?
“Yeti mas”
“Kalo mas sapa namanya?
“Nama saya BRAY, mbak”
“Mbak asalnya dari mana?
“Saya dari kampung mas.
“Oh, di sini kerja mbak?
“Tadi saya di rampok mas, saya ke kota mau nyari kerja jadi pembantu,
saya nekat mas karena buat beli susu anak saya”. sambil nangis dia
curhat ke saya.
“Kejam amat orang yang ngerampok mbak, iya udah mbak, mbak kerja jadi
pembantu di sini aja sementara sampai mbak dapet gaji dari saya buat
pulang ke kampung, kebetulan saya tidak punya pembantu”.
“Beneran mas? Makasih banyak iya mas”
“Iya mbak,
“Emang suami mbak kemana?”.
“Suami saya ninggalin saya mas, sekarang saya tidak tau dia dimana”.
“Wah parah suami mbak, anak mbak umur berapa? Di kampung sama siapa?”.
“Umur 5 bulan mas, saya titipkan sama neneknya”.
“Ohh, Mbak umurnya berapa?
“Umur mbak 39 mas.
Saya perhatikan wajahnya cantik dan saya kira-kira, badannya tinggi
172 cm bahenol montok padat, yang paling ku perhatikan toketnya dan
pantatnya karena dia memakai kaos dan celana saya yang agak kekecilan
jadi saat dia pakai jadi ketat, Toketnya berukuran 38-D.
lalu saya antarka dia ke kamarnya di belakang dekat kamar mandi.
Besoknya saya berikan uang buat dia untuk membeli pakaian.
Singkat cerita sudah seminggu dia menjadi pembantu saya, setiap hari
saya perhatikan dia nafsu saya menggebu-gebu ingin sekali menikmati
tubuhnya, tapi hati saya ada rasa kasihan, dan setiap hari saya susah
tidur kalo ga perhatikan dia, saat suatu malam saya nekat karena
pikiranku setiap hari tidak karuan terus akhirnya saya mendatangi
kamarnya saat malam dia tertidur, saya buka pintu kamarnya dan saya liat
dia menggunakan daster tidurnya awur kakinya ngangkang pahanya yang
mulus itu makin menarik saya, saya duduk di sampingnya saya elus-elus
pahanya, lalu saya mendekati kepalanya saya cium keningnya tangan saya
membelai tokennya yang besar itu kenyal sekali sedikit-sedikit saya buka
dasternya sudah terlihat Cdnya saya buka lagi sudah sampai perutnya dan
saat sampai BRAnya dia terbangun, langsung saya cium bibirnya dengan
paksa sambil tangan saya meremas toketnya.
“Ehhh…ehhh…mas…jangan…mas…tega..sama..saya..masss.
“Udah mbak diem mbak nikmatin mbak.
“Mas jangan mas, jangan perkosa saya. Ahhhh….uhhhh….ohhhhh…mas…jaaa…ngaa…n…..!!Desahan dia saat saya mulai menjilat toketnya.
Lalu tangan saya mulai nmengosok-gosokan ke liang memeknya dari luar
Cdnya, menusuk-nusukan telunjuk tangan saya, memeknya mulai basah.
"ah...ah..uhh..mass...tolooongg...berhenntii.. .maa ssss!!"
Dia mulai menangis.
“aahhhhhh…….ahhhha…..uhhhh…uuuddddaaaahhh….mas….uu udahhh…jangan mas.
Saat saya akan menjilat memeknya dia memberontak menendang kepala saya,
Lalu ku buka Cdnya dan saya jilat memeknya yang berjembut
lebat..aaaahhh…uuhhhhhh…..niiiikkk….uuuudaah..mas. .jijik…mas desahannya
hampir menyebutkan kata nikmat saya tersenyum..
Mbak nikmatin aja mbak nikmat kok.
“Mas….ahhh…ahhhh………..uhhhhhh……ohhhhhhhhh…..den!! desahannya keras, sepertinya dia mulai menikmati.
Dan ternyata dia sudah pasrah….oleh jilatanku ke memeknya aku tertawa di hadapannya.
“Ahahahaha tuhkan nikmat juga kan mbak..lalu aku jilat lagi memeknya sedap banget baunya. Memeknya yang belum begitu jaweran.
Lalu saya buka pakaian sehingga saya terlanjang dan memperlihatkan
kontol yang tegang dan besar punya saya saya sodorkan ke mulutnya dan
dia ternyata tidak mau, ku paksa tusuk-tusuk ke bibirnya sambil berkata.
“Ayo mbak jilat kontol saya udah tegang mbak”
Dia mulai megang konntol saya meraba-raba buah kontol saya, tangannya
lembut sekali, lalu mulai memasukan helm kontol saya di jilat-jilat
lubang kontol itu, “uhhhh nikmat mbak sayang, masukan lebih dalam mbak
ahhhh….uhhhhhh…mbak iya gitu mbakkk….desahan saya.
“Kontol mas besar banget mas hampir penuh bibir saya, hmmmm….mas….saya udah lama mas ga liat kontol
“Si mbak ini tadi nolak kok sekarang malah suka sih..
“Tadi kaget mas sama malu, si mas kok jahat mau ngewe saya.
Dia telus ngemut kontol saya, dan saya remas-remas toketnya, terus saya
lepaskan kontol saya dari mulutnya da saya tempelin di tengah toketnya
supaya dia Ngesu “ngewe susu”. Aahhh nikmat sekali.
“Mas udah mas saya pingin di rojok sama kontol mas yang besar itu dan
panjang, saya udah kangen mas sama kontol apalagi kontol mas yang besar
pingin banget mas..
“Iya uda mbaknya ngangkang mbak.
Langsung saya arahin kontol saya kelubang memeknya, dan ternyata sempit,
“aahhhh…….uhhhh….mas pelan-pelan saya udah ga ngewe
massshhhhh…….ohhhhhhh…mass….terussssss….ahhhhh. desahnya.
“Iya mbak sayang nikmatin aja iya ahhhhhh……eehhhhhhh…..memekkkk…..mbak
peret pake ****** saya mbakkkk……dan akhirnya masuk semua sisa dikit
karena sudah mentok. Memeknya bisa empot ayam.
“Mas memek saya penuh kontolnya…..ahhhh….ahhhh…mas….
akkkkkkkaakk….nikmat mas….yang kenceng
mas……aaahhhhhhhh…uhhhhhhhh….ahhhhhhh..mas?
“iya mbak saya genjot ****** saya terima ini saya maju mundurkan dengan
cepat di kombinasikan dengan pelan
mbak….ehhhhhhh…..ehhhhhhhh……plok….plok…..suara peradua pantat saya
dengan pantatnya….ahhhhh…nikmat banget….mbak sayanggggg…ahhhhhh….
“massss…..sssaaaaaayaaangggku…mass…uhhhhhh….ahhhhh
hhhsssaaaayaa….mau..keluaaaarrrrrrr…arrrrggggggggg eeerrrrr.
Ternyata dia sudah ngcrott lagi, Lalu saya cabut ****** saya dan saya emut MANInya dimemeknya sampai bersih.
“Nikmat mbak? Sambil ku tuntun dia agar nungging.”
“Mau di apain lagi mas si mbak ini?”
“Kita main dengan gaya Doggy style mbak”.
Ayo mbak nungging sambil cengengesan dia nungging dan saya mulai
mengarahkan kontol ini ke liang memeknya dulu kalo ke liang boolnya
takut dia terkejut dan menolak lagi. Setela masuk saya genjot dengan
cepat sampai dia menjeri-jerit keras sekali.
” Aahhhhhhhhhh……..ah…ah….ah…uh…uh….uh….uh.. mas pelan mas
ewe…ah.uh..ihhh…ooooohhhhh….meemekkk saya nnn..annttiiii jeeeebooolllll
mas ahhhhhhhhh sayaaaanggggg..mas…” desahannya yang ga berhenti-henti
dan jeritannya juga… membuat nafsu birahiku makin meledakk.
“mass…..massss….saaa….yyyyaaaangggg…. mbak udah ga kuatttt
saaayyyyaaangggg…..aaaaaahhhhhhhhhhhhhhhuuuuuuuhhh hhhhhoooohhhhhhh….
dia menjerit kencang sepertinya ngecrot lagi.
“Mbak ngcrroottt lagiiii? Saya juga mbak barengan mbak
keeeeluuuuaarrrrrin..ahhhhhhhh…ahhhh
ahhhhhhh….ahhhhhhh…..crot…..crotttt….crrroootttt….croottttt…crrrooooootttt…agerrrrrrrahhhh… mbakk sayangkuuuuu.
“Iya massss….sayaaaanggggg….uu…hhhh…ahhhhh…mbak keluar ke 2xnya mass sayyyyaaanggg.
Kontolku tetap menancap di memeknya, saat ku cabut netes cairan kental,
air mani saya bercampur air maninya.. Dan kita ambruk di kasur
bersampingan, lalu dia merapatkan tubuhnya dan memelukukku menindihku,
nikmat sekali memeknya 3j am saya hajar tu memek nikmat sekali, kita
sudah saling bilang sayang saat ngewe tadi.
“Lemes sayang? Nikmat ga? Kata saya”
“Huuh sayang lemes sekali ngcroottt 2x makasih iya sayang kenikmatan yang mas sayangku ini berikan.
“Mbak Sayang? sambil saya elus kepala rambutnya”
“ dia tersenyum. “apa sayang?”
“Mbak sayang sama saya? “.
“Sayang mas Sayang dari pertama mas mau bantu saya, saya sudah kagum dan
sayang sama mas, kenapa tadi mas maksa saya merkosa saya padahal kalo
di minta juga saya kasih mas.
“aahahhaha…saya juga sayang sama mbak saya kasihan sama mbak wanita yang
cantik bahenol semok ini tapi di sia-siain sama suami mbak”.
Dia bangkit dan memandangku dengan serius memeluku sambil berbisik.
“Mas bener sayang sama mbak”.
“Sayang mbak sayanggggggg banget mbak saya. Mbak mau ga jadi istri saya?”.
“Mau mass saya mau mass,..
“ Iya nanti anak mbak bawa aja ke sini kalo kita sudah menikah, mbak kita mandi dulu yu?”.
“makasih mas sayangkuu..ayo mas..
Aku gendong dia kekamar mandi dan saat dikamar mandi kita melakukannya
lagi sambil berdiri di bawah sower, sambil aku bangkit dan ku peluk dia
sambil ku bisikan,”aku ingin memilikimu dengan utuh mbak dan hidup
bersama denganmu saying”, Dia juga mengatakan sama.
1 jam kita ewean di kamar mandi lalngsung aku gendong lagi dia ke kamarku untuk tidur bareng denganku terlanjang.
Semenjak itu lusanya kita menikah dan sudah sebulan kita menjadi suami
istri dia hamil mengandung anakku, semenjak itu juga aku menjadi sayang
sekali pada dirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar